Showing posts with label penyakit. Show all posts
Showing posts with label penyakit. Show all posts

Tuesday, 1 June 2010

10 Penyakit Paling Langka

. Tuesday, 1 June 2010
0 komentar


Penyakit berat seperti diabetes, kanker, stroke atau jantung sudah banyak diketahui orang. Tapi sebenarnya masih ada penyakit lainnya yang terbilang langka. Penyakit apa saja itu?

Seperti dilansir dari DiscoveryHealth, Selasa (1/6/2010) berikut 10 penyakit paling langka di dunia yang terbanyak berhubungan dengan saraf:

1. Progressive Multifocal Leukoencephalopathy (PML)

PML adalah gangguan saraf yang ditandai dengan penghancuran myelin, yaitu selubung pelindung yang mengelilingi serabut saraf pada sistem saraf pusat dan sumsum tulang belakang.

Penyakit ini disebabkan oleh virus JC. Virus ini ditemukan pada 85 persen populasi dewasa pada umumnya, tapi virus ini tetap tidak aktif selama orang tetap sehat dan sistem kekebalan kuat. PML terjadi pada 1 dari 200.000 orang.

2. Paraneoplastic Neurologic Syndromes (PNS)

PNS adalah kondisi yang mempengaruhi sistem saraf, yaitu otak, sumsum tulang belakang, saraf juga otot. Istilah 'paraneoplastic' berarti sindrom saraf tidak disebabkan oleh tumor sendiri, tapi oleh reaksi kekebalan tubuh yang menghasilkan tumor tersebut. Pada banyak pasien, respons imun dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf yang jauh melebihi kerusakan yang dilakukan tumor.

3. Penyakit Dercum

Penyakit dercum adalah gangguan yang jarang terjadi, ditandai dengan beberapa pertumbuhan jaringan lemak (lipoma) yang menyakitkan. Pertumbuhan ini biasanya terjadi di tangan, lengan atas, kaki bagian atas, juga di bawah kulit (subkutan).

Penyakit Dercum sering menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Dalam beberapa kasus, individu yang terkena mungkin juga mengalami kenaikan berat badan, depresi, kelesuan, dan kebingungan. Penyebab pasti dari penyakit Dercum yang tidak diketahui.

4. Penyakit Fahr

Penyakit Fahr merupakan gangguan saraf degeneratif yang jarang terjadi. Ini dicirikan dengan deposit kalsium abnormal (kalsifikasi) dan hilangnya sel yang terkait di daerah tertentu dari otak, seperti ganglia basal.

Penyakit Fahr dapat menyebabkan kerusakan kemampuan kognitif (demensia), hilangnya kemampuan motorik, kekakuan otot, kelumpuhan dan bahkan kebutaan.

5. Penyakit Devic

Penyakit Devic atau Neuromyelitis Optica adalah gangguan kronis jaringan saraf ditandai oleh peradangan pada saraf optik (optik neuritis) dan peradangan pada saraf tulang belakang (mielitis). Pada tahap awal, gejala penyakit Devic mungkin sama dengan multiple sclerosis.

6. Tardive Dyskinesia (TD)

TD adalah gangguan gerakan spontan saraf yang disebabkan oleh penggunaan obat reseptor dopamin untuk mengobati kondisi jiwa atau pencernaan tertentu. Jangka panjang penggunaan obat ini dapat menghasilkan kelainan biokimia di daerah otak yang dikenal sebagai striatum.

Distonia dyskinesia adalah bentuk yang lebih parah dari TD, yang mana gerakan berputar-putar lebih leher dan otot batang yang menonjol lebih lambat.

7. Landau Kleffner Syndrome (LKS)

LKS ditandai dengan hilangnya pemahaman dan ekspresi bahasa verbal (aphasia) yang bekerjasama dengan electroencephalic (EEG) yang abnormal, sehingga menyebabkan kejang.

8. Alpha-1-Antitrypsin Deficiency (A1AD)

A1AD merupakan kelainan turunan yang ditandai dengan rendahnya tingkat protein yang disebut alpha-1 antitrypsin (A1AT) yang ditemukan dalam darah.

Kekurangan A1AT memungkinkan zat-zat yang memecah protein (enzim proteolitik) untuk menyerang berbagai jaringan tubuh. Hal ini menyebabkan perubahan yang merusak paru-paru (emfisema) dan juga dapat mempengaruhi hati dan kulit.

9. Sindrom muntah siklik atau Cyclic Vomiting Syndrome (CVS)

CVS adalah gangguan langka yang ditandai dengan mual dan muntah yang berulang. Biasanya mual dan muntah berlangsung selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Gejala lain adalah pucat, lesu, sakit perut dan sakit kepala. Penyebab pasti dari sindrom muntah siklik tidak diketahui.

10. Spinal Muscular Atrophy (SMA)

SMA sekelompok kelainan bawaan yang ditandai dengan hilangnya sel saraf tertentu yang disebut neuron motor. Neuron motor mengirimkan impuls saraf dari otak atau sumsum tulang belakang (batang otak) pada otot atau jaringan kelenjar.

Hilangnya neuron motor menyebabkan kelemahan otot yang progresif dan membuang otot (atrofi) pada otot seperti bahu, pinggul dan punggung. Otot ini diperlukan untuk merangkak, berjalan, duduk dan kontrol kepala. Jenis lebih berat dari SMA dapat mempengaruhi otot-otot yang terlibat dalam makan, menelan dan bernapas.





detik

Klik disini untuk melanjutkan »»

Monday, 31 May 2010

Kelainan Aneh Takut Pada Wanita Cantik

. Monday, 31 May 2010
0 komentar



Wanita memang makhluk yang indah dan mempesona. Hampir setiap orang suka memperhatikan wanita yang cantik. Tapi tidak bagi penderita caligynephobia, paras wanita yang cantik justru membuatnya ketakutan alias fobia.

Menurut American Psychological Association, fobia adalah salah satu gangguan mental yang paling umum, yang mempengaruhi lebih dari 11 persen pria dan wanita.

Tapi mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa ada orang yang fobia dengan wanita berparas cantik, yang dikenal dengan caligynephobia atau venustraphobia.



Seperti ketakutan atau fobia lainnya, caligynephobia diciptakan oleh pikiran bawah sadar sebagai mekanisme perlindungan. Hal ini mungkin disebabkan oleh peristiwa masa lalu yang menghubungkan wanita cantik dengan trauma emosional.

Fobia wanita cantik ini juga bisa dipicu oleh berbagai peristiwa selain trauma pribadi, seperti kejadian di film dan televisi atau melihat pengalaman orang lain yang berhubungan dengan wanita cantik.

Orang dengan caligynephobia akan menganggap wanita berparas cantik sebagai makhluk yang sangat berbahaya. Orang dengan kelainan ini akan sangat panik bila bertemu dengan wanita cantik.

Seperti dilansir dari Ehow, Senin (31/5/2010), gejala lain yang dialami penderita caligynephobia saat melihat wanita cantik baik langsung maupun di televisi, foto atau video adalah:
Sesak napas, napas menjadi cepat dan pendek
Detak jantung tidak teratur
Berkeringat dingin
Mual
Ketakutan secara menyeluruh

Meskipun gejala-gejala ini berbeda antara sesama penderita caligynephobia, tapi efeknya jelas akan membuat penderita tidak dapat berkonsentrasi dan kinerja menurun bila berada di dekat wanita cantik.

Fobia ini tidak hanya kambuh bila berhadapan langsung dengan wanita cantik, tapi juga bisa terjadi bila si penderita melihat wanita cantik di televisi, foto atau video.

Sekitar 6 persen penderita mengaku mengalami masalah yang cukup signifikan. Tapi belum ada obat yang pernah dikembangkan secara khusus untuk mengobati fobia wanita cantik, obat-obatan yang ada hanya mampu menekan ketakutan untuk sementara waktu.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Saturday, 15 May 2010

10 Penyakit Mematikan yang Ditularkan antar Spesies

. Saturday, 15 May 2010
0 komentar


Bakteri dan virus merupakan makhluk yang sangat mudah berkembang biak dan penyakit yang disebabkannya sangat mudah menular. Saat ini sejumlah penyakit menular dan mematikan telah berpindah dari hewan ke manusia dan dari manusia ke hewan. Apa saja penyakit yang mematikan itu?

Infeksi silang-spesies dapat berasal dari peternakan atau pasar, dimana kondisi menciptakan pencampuran patogen. Yang memberi patogen kesempatan untuk bertukar gen dan peralatan sampai dengan membunuh inang yang sebelumnya asing.

Penularan juga dapat terjadi dari kegiatan yang tampaknya sepele dan tidak berbahaya, seperti membiarkan monyet naik di atas kepala Anda, yang banyak terjadi di jalanan di Bali.

Mikroba dari dua varietas bahkan dapat berkumpul di usus Anda, membuat beberapa virus berevolusi dan 'menari' untuk mengubah Anda menjadi inang yang menular dan mematikan.

Penyakit menular dari hewan kepada manusia disebut zoonosis. Ada lebih dari tiga lusin penyakit, baik yang ditularkan melalui sentuhan maupun dari hasil gigitan.

Seperti dilansir dari LiveScience, Sabtu (15/5/2010), berikut 10 penyakit mematikan yang menular dari silang-spesies:

1. Pandemik influenza

Wabah flu mematikan seperti flu Spanyol, flu babi atau flu burung telah menyerang di beberapa negara. Potensi pandemi ini sangat mudah menular melalui kontak langsung, sehingga bisa sangat berbahaya.

Antara tahun 1918 dan 1919, flu Spanyol telah membunuh 20 hingga 40 juta orang. Ini benar-benar bencana global. Flu mematikan ini menyerang orang usia 20 sampai 40 tahun, dan menginfeksi 28 persen penduduk Amerika.

Dan akhir-akhir ini juga sedang marak flu babi dan flu burung yang telah menjadi wabah di beberapa negara. Kini, pemerintah lebih siap, secara ilmiah dan logistik untuk mengelola wabah. Namun, tidak ada vaksin untuk melawan flu babi.

2. Pes

Penyakit pes yang lebih dikenal dengan 'Black Death', merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pesti, paling sering dibawa oleh hewan pengerat dan kutu. Pada abad pertengahan, jutaan orang di seluruh Eropa meninggal karena wabah yang diakibatkan oleh kutu tikus yang banyak terdapat di rumah-rumah dan perkantoran.

3. Penyakit karena gigitan

Berbagai penyakit zoonosis diperkirakan meningkat disebabkan oleh gigitan hewan yang membunuh ratusan ribu orang setiap tahun. Nyamuk adalah penyebab utama, seperti demam berdarah dan malaria.

Selain itu juga ada wabah penyakit yang disebabkan oleh gigitan serangga, rabies karena gigitan anjing dan hewan liar lainnya.

4. HIV/AIDS

HIV, virus penyebab AIDS, berasal dari simpanse dan primata lainnya dan diperkirakan manusia pertama terinfeksi setidaknya satu abad lalu. Virus ini merusak sistem kekebalan tubuh, membuka pintu ke inang dari infeksi mematikan atau kanker.

5. Parasit otak yang ditularkan kucing pada manusia

Parasit aneh Toxoplasma gondii menginfeksi otak lebih dari setengah populasi manusia, termasuk sekitar 50 juta orang Amerika. Diperkirakan meningkatkan risiko neurotisisme dan dapat menyebabkan skizofrenia. Penyebab utamanya adalah kucing rumah, yang merupakan mikroba reproduksi secara seksual. Biasanya ini berasal dari kotoran kucing.

6. Manusia memberi kucing bakteri penyebab borok lambung

Kucing telah ditularkan bakteri penyebab tukak lambung, Helicobacter pylori, dari nenek moyang manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Dan menurut para ilmuwan, kini penyakit ini menyebar ke hewan lain seperti singa, zebra, dan harimau.

7. Ebola

Ebola adalah ancaman luas untuk gorila dan simpanse di Afrika Tengah, dan mungkin sudah menyebar ke manusia dari orang-orang yang makan binatang yang terinfeksi.

Sekarang menular dari manusia ke manusia, melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, dan telah membunuh beberapa ratus orang di setiap beberapa wabah pada pertengahan 1970-an.

8. Polio, Frambusia, Antraks

Fabian Leendertz, seorang epidemiologi satwa liar di Robert Koch-Institut dan Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusi di Jerman, mengatakan bahwa simpanse di Taman Nasional Gombe Streaming di Tanzania ditularkan polio dari manusia.

Menurut Leendertz, ada juga kekhawatiran bahwa gorila tertular frambusia, penyakit yang terkait dengan sifilis, tetapi bukan penyakit menular seksual, dari manusia.

Gorila dan simpanse di Afrika Barat telah terbunuh oleh wabah antraks, yang mungkin berasal dari ternak yang digiring oleh manusia, meskipun menurut Leendertz peristiwa ini mungkin disebabkan oleh antraks yang ada secara alami di hutan.

9. Virus manusia membunuh simpanse

Ekowisata memicu wabah penyakit pernapasan antara simpanse Afrika. Human Respiratory Syncytial Virus (HRSV) dan Human Metapneumovirus (HMPV) membunuh bayi manusia di negara-negara berkembang.

Hampir semua manusia punya kontak dengan kuman, meskipun telah dikembangkan antibodi alami yang dirancang untuk melawan kuman. Tapi dalam bukti pertama yang telah dikonfirmasikan tentang penularan virus langsung dari manusia ke kera liar, virus ini membunuh seluruh populasi simpanse di beberapa bagian Afrika Barat pada tahun 1999 dan 2006.

10. Gorila memberi manusia kutu kemaluan 'kepiting'

Manusia mendapat kutu kemaluan dari gorila sekitar 3 juta tahun yang lalu. Penyakit ini menular tidak melalui hubungan seksual dengan gorila, melainkan dengan bermalam atau makan di sarang gorila. Para ilmuwan pada tahun 2007 menamai penyakit 'kepiting'.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Saturday, 8 May 2010

10 Penyakit Aneh yang Dialami Manusia

. Saturday, 8 May 2010
0 komentar

jakarta, Penyakit berat seperti diabetes, kanker, stroke atau jantung sudah banyak diketahui orang. Tapi sebenarnya masih banyak penyakit lainnya yang belum diketahui dan bahkan terdengar cukup aneh. Penyakit apa saja itu?

Banyak orang yang mungkin belum pernah mendengar penyakit ini dan beberapa diantaranya memiliki efek

buruk. Seperti dikutip dari Healthmad dan Docshop, Jumat (7/5/2010) ini dia penyakit-penyakit yang terdengar aneh bagi manusia:

1. Trichotillomania

Penyakit ini terbilang aneh untuk dipahami. Orang yang memiliki penyakit ini memiliki dorongan untuk menarik rambut hingga rontok, termasuk rambut tubuh, rambut kepala, jenggot, bulu mata, rambut hidung atau alis. Kondisi ini kemungkinan akibat adanya kelainan pada serotonin dan dopamin.

2. Sindrom Cotard

Penderita penyakit ini akan merasa bahwa ia sudah mati dan tidak ada di dunia lagi. Selain itu juga merasa bahwa ia sudah kehilangan darah atau organ internalnya serta bagian-bagian tubuh yang sudah membusuk. Kondisi ini bisa berkembang akibat penyakit mental atau berhubungan dengan depresi.

3. Kleptomania

Penderita penyakit ini akan selalu mencuri benda apapun bahkan yang tidak bernilai sekalipun. Dalam beberapa kasus penderita tidak menyadari bahwa hal tersebut adalah bentuk pencurian. Pada saat mencuri tersebut penderita merasa senang atau ada kepuasan tersendiri. Sebuah bukti menunjukkan bahwa kelainan serotonin di otak dapat menyebabkan penyakit ini.

4. Sindrom Stendhal

Kondisi ini terbilang aneh karena seseorang yang memiliki penyakit ini akan menderita jika terpapar karya seni yang indah dalam jumlah besar. Dalam waktu singkat orang tersebut akan mengalami pusing, jantung berdetak cepat, kebingungan dan halusinasi.

5. Exploding Head Syndrome

Penderita merasa ada suara keras yang seolah-olah muncul dari dalam kepalanya sendiri seperti ledakan. Biasanya terjadi setelah orang tersebut tidur selama 2 jam, tapi bukan karena mimpi. Penderita akan merasa takut dan cemas yang disertai peningkatan detak jantung.

6. Pica

Penyakit ini menyebabkan penderitanya memiliki dorongan untuk mengonsumsi makanan yang aneh selain makanan pada umumnya, seperti kertas, lem, tanah liat, kotoran, batu bata atau benang. Beberapa penelitian menduga hal ini disebabkan kekurangan mineral, tapi penyebab pastinya belum diketahui.

7. Genital Retraction Syndrome

Sindrom ini menyebabkan seseorang menjadi panik, gelisah dan bingung terhadap bagian tubuhnya. Untuk laki-laki memiliki pemikiran bahwa penis mereka akan menyusut terus dan hilang masuk ke dalam perut. Sedangkan yang perempuan merasa payudaranya akan mengecil dan masuk ke dalam tubuhnya.

8. Ketidakpekaan terhadap rasa nyeri sejak lahir

Orang yang memiliki kondisi ini menjadi tidak peka terhadap rasa sakit atau nyeri, mereka tidak akan merasakan sakit jika mengalami cedera atau luka berdarah misalnya saat tertusuk pin di kulitnya. Penyebabnya adalah mutasi gen yang terjadi dalam sintesis natrium dalam aliran tertentu yang terlibat dalam stimulus nyeri.

9. Syndrome Moebius

Penyakit ini ditandai dengan kurangnya saraf di wajah sehingga menghilangkan eskpresi wajahnya. Orang dengan sindrom ini akan sering terlihat tidur dengan mata terbuka, tidak bisa tersenyum, berkerut, mengendalikan mata berkedip dan terganggunya kemampuan berbicara serta menelan.

10. Ondine's curse

Diperkirakan ada sekitar 200-300 orang di seluruh dunia yang memiliki penyakit ini. Orang yang menderita Ondine's curse memiliki waktu yang sangat sulit untuk mengambil
oksigen sehingga membuatnya terlihat sering lelah dan mudah capek. Jika hal ini terjadi saat tidur dan tidak ada bantuan medis, maka bisa menyebabkan kematian.


detik

Klik disini untuk melanjutkan »»

Dokter Sering Tertipu Lupus

.
0 komentar

Jakarta, Dikira rematik ternyata bukan, disangka stroke ternyata salah. Lupus atau systemic lupus erythematosus (SLE) alias penyakit antibodi yang menyerang tubuh sendiri itu punya seribu wajah, sehingga dokter kadang 'tertipu' ketika mendiagnosa pasien.

"Dokter kadang tertipu dengan penyakit lupus, apalagi jika sarana dan pengetahuan dokter mengenai lupus kurang memadai. Jadi saya tidak bisa bayangkan bagaimana dengan penderita lupus yang di desa," ujar dr Adre Mayza, SpS(K) dalam acara talk show 'Lupus Dengan Saraf' untuk memperingati hari lupus sedunia di gedung Menza, Salemba, Jakarta, Jumat (7/5/2010).

Jika dokter yang memeriksa tidak jeli dan kurang tahu tentang penyakit lupus, maka bisa saja akan melakukan banyak sekali pemeriksaan dan terkadang hasil pemeriksaan tersebut tidak memberikan diagnosa yang tepat.

"Salah satu tes yang sering kecolongan dalam pemeriksaan lupus adalah mengenai kekentalan darahnya. Orang yang menderita lupus akan memiliki darah yang lebih kental dibandingkan orang lain seusianya yang tidak menderita lupus," ungkap dokter berusia 52 tahun ini.

Gejala awal yang dialami oleh penderita lupus adalah:
Sakit pada sendi atau tulang
Demam atau panas tinggi yang berkepanjangan tapi bukan karena infeksi
Sering merasa cepat lelah
Ruam di kulit
Anemia
Gangguan ginjal
Sakit di dada bila menghirup napas dalam-dalam
Bercak merah pada wajah
Sensitif terhadap matahari
Stroke
Sakit kepala
Kejang
Sariawan yang hilang timbul
Keguguran.

Jika lupus ini menyerang saraf maka akan timbul gangguan seperti:
Bingung secara tiba-tiba
Gangguan kecemasan
Kerusakan fungsi kognitif
Gangguan saraf
Kesemutan di sebagian tubuh
Rasa tidak nyaman atau nyeri pada tangan dan paha atau kaki
Gangguan afektif (mempengaruhi keadaan perasaan dan emosi).

"Beberapa hal yang bisa menyebabkan neuropsikologi pada Lupus adalah kerusakan pembuluh darah mikro di otak, kerusakan pembuluh darah vena perifer serta kerusakan sel-sel saraf akibat proses autiantibodi," tambahnya.

Lupus bisa menyerang siapa saja tapi 90 persen adalah perempuan muda dengan usia antara 15-45 tahun dan 10 persennya adalah laki-laki dan anak-anak.

Satu hal yang perlu dikenali adalah sifat dari Lupus yang bisa menyerupai penyakit lain, sehingga seringkali pasien dating ke dokter umum atau dokter ahli yang beragam tergantung gejala yang muncul.

Jika Lupus terlambat didiagnosis maka bisa menyerang organ tubuh vital seseorang dengan cepat. Karena lupus sangat mudah menyerang organ ginjal, jantung, paru-paru, hati, darah, saraf, mata, sendi dan kulit.

Pengobatan yang bisa diberikan tergantung dari tipe Lupus yang diderita, berat atau ringannya lupus, organ tubuh yang terkena serta komplikasi yang ada.

Penyakit lupus adalah penyakit autoimun karena antibodi seseorang menyerang jaringan tubuhnya sendiri. Akibatnya bisa timbul peradangan atau inflamasi yang ditandai dengan rasa nyeri, sehingga orang yang menderita lupus seringkali mengeluh rasa sakit atau nyeri di sebagian atau seluruh tubuhnya.

"Untuk membantu mengurangi rasa nyeri tersebut seseorang harus bisa menenangkan dan membiarkan pikirannya mengalir apa adanya," ujar terapis Ratih Zimer Gandesetiawan.

Ratih menuturkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman yang dialami oleh penderita lupus, yaitu:
Cobalah untuk mengenal diri sendiri.
Mensensitifkan diri sehingga Anda menjadi tahu hal-hal apa saja yang bisa membuat Anda merasa nyaman.
Belajar mengenali wajah melalui cermin untuk tau emosi apa yang sedang terjadi pada diri kita.
Memperbaiki posisi tubuh sehingga merasa lebih rileks.
Mendengarkan musik sehingga membuat suasana hati lebih tenang.
Mengurangi atau mencegah situasi stress, karena semakin stress akan memicu kejang otot yang bisa menimbulkan nyeri.

Karena tidak ada gejala khusus yang timbul pada penderita Lupus serta pengendalian dini yang sulit, maka jika timbul beberapa gejala tersebut bisa mendatangi dokter pemerhati Lupus yaitu dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi, rheumatologi, ginjal hipertensi dan alergi imunologi.



detik

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Followers

babil's is proudly powered by Blogger.com | Template by by miftah "cah ndEso" | babil's